Facebook Bukan Diary Pribadi
Facebook Bukan Diary Pribadi

Facebook Bukan Diary Pribadi

banner
Facebook Bukan Diary Pribadimu 

www.jokorowotlogorejo.com | Facebook bukan diary pribadimu ada rambu-rambu atau aturan-aturan bila ingin cuap-cuap sayang-sayangan di facebook.Sebenarnya bukan masalah besar karena semuanya terkait dengan etika tetapi kita harus menyadari konsekuensinya itu yang penting karena apa yang kita tulis atau upload apapun di facebook sebenarnya wajah dan image asli seseorang.

Mengungkapkan kasih sayang atau perasaan di facebook tidak bisa dikategorikan sebagai tindakan yang romantis walaupun hanya sekedar menulis I love U di wall facebookmu sendiri ataupun milik kekasihmu bahkan ada sampai membuka rahasia ranjang dengan kata-kata yang vulgar.

Facebook bukan diary pribadimu Kawan sebagai tindakan memamerkan kemesraan, kecintaan dan kebencian sebagai bentuk penyalahgunaan Seharusnya facebook mestinya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat dan mengandung nilai yang tinggi seperti berbagi pengetahuan yang berguna, menyampaikan kabar atau mendiskusikan hal-hal yang penting.

Dalam penggunaan facebook ada rambu-rambunya yang harus kita perhatikan, misalnya membatasi masalah privasi urusan hati lebih baik kedua pasangan itu sendiri yang tahu. bila dihubungkan dengan psikologi orang yang matang tidak hanya di lihat dari segi usia tapi juga pemikirannya dan memiliki kontrol diri untuk mengungkapkan hal-hal yang bersifat privat.

Facebook bukan diary pribadimu kawan :: berikut ini tips menghindari hal apapun di facebook

Sebelum menulis status apapun baik itu sayang-sayangan atau marah-marahan pikirkan dulu kira-kira apa implikasinya jika kekasih mengirimkan sesuatu di wall facebook yang mengajak berantem tidak perlu ditanggapi cukup diselesaikan lewat offline jika kekasih me-mention atau menuliskan nama pasangan dalam wall facebook yang bernada supermesra dan menggoda tidak perlu ditanggapi cukup sekedarnya saja membalasnya,

Jika percakapan mengandung mesra-mesraan sudah mengarah ke one liner segera pindah ke jalur pribadi dan hapus percakapan yang sudah terjadi
Facebook sebagai wadah sharing secara profesional bukan sebagai ajang diary pribadimu apabila masih ada yang mengumbar hal-hal privat contohnya saja dari masalah ranjang, mesra-mesraan berlebihan sampai hal berantem dengan kekasih berarti dia masih kurang matang kayak anak kecil karena hal itu konsumsi pribadi bukan ditunjukkan kepada publik.Apabila ada masalah dengan pasangan harus diselesaikan dengan komunikasi tentu saja melalui jalur offline.Hampir rata-rata orang memperlakukan facebook seperti layaknya diary pribadi yang banyak menyangkut masalah dirinya sendiri yang sedang dialami seperti lagi senang nulis status happy, lagi sedih nulis status curhat, lagi berantem nulis status menyalahkan atau mencari-mencari pembenaran.

Facebook bukan diary pribadimu kawan contoh menulis status di facebook yang bagus dan terbaik; hei @jokorowotlogorejo makasih makan malamnya, suka ayam gorengnya.. xixi yang buruk dan jelek; habis kencan romantis ama @susi similikiti  luv u baby luv u much, you re the best forever..sangat buruk; darling @ayu, couldn"t stop thinking of you, terutama setelah u made me come n come tadi malam, can wait tiil next weekend.. muaach.

Bila ada pasangan yang mengumbar kemesraan di facebook sebenarnya tidak memiliki efek display of affection secara fisik (pamer kemesraan didepan umum) tapi hanya memiliki efek sekedar pamer dengan menunjukkan kepada mantan-mantannya, teman-temannya dan kelurganya mereka sedang dimabuk asmara. berbeda apabila ada pasangan bermesraan dengan efek display of affection secara fisik bisa memicu oxytocin atau hormon cinta yang membuat pasangan itu menjadi nyaman.

Sah-sah saja bila ada pasangan menggunakan facebook untuk berkomunikasi tapi bila sudah menyangkut urusan pribadi contohnya bermesra-mesraan lebih baik menggunakan jalur privat misalnya mengirim pesan SMS atau mengobrol melalui telepon. nulis,
Ngobrol status dan saling membalas masalah pribadinya di facebook menunjukkan si pemakai facebook tidak cukup dewasa atau belum matang.
Advertisement banner

Baca juga:

banner

Your Reactions:

Admin
Fusce justo lacus, sagittis vel enim vitae, euismod adipiscing ligula. Maecenas cursus gravida quam a auctor. Etiam vestibulum nulla id diam consectetur condimentum.